5 Ritual Bayi Yang Perlu Dilakukan

5 ritual bayi yang perlu dilakukan

5 Ritual Bayi Yang Perlu Dilakukan– Bayi mungil yang baru lahir memang menggemaskan. Sebagai ibu baru, kita masih serba takut dan kikuk untuk memperlakukan bayi sebagaimana mestinya. Takut salah, takut bayinya kenapa-kenapa, dan tentu bingung karena banyak masukan dan saran dari ibu-ibu lain yang sudah expert merawat bayi mereka.

Ada yang bilang bayi jangan dikasih bedak, namun ada pula yang menyarankan tidak apa-apa..

Ada yang bilang bayi tidak boleh dipijat, tapi ada yang menganjurkan boleh dipijat..

Jadi gimana dong, pusing pala mamih..! Eits, jangan bingung, bimbang dan ragu ya. Demi tumbuh kembang anak yang optimal, saya melakukan kegiatan rutin yang saya lakukan pada bayi saya hampir setiap hari. Yuk, baca yuk!

5 Ritual Bayi yang Perlu Dilakukan

1. Berjemur dibawah  sinar matahari pagi

Waktu mas Andro ( anak sulung ) lahir, bilirubinnya cukup tinggi yaitu 16 mg/dl sedangkan yang normal ada di bawah angka 10 mg/dl. Bilirubin adalah hasil pemecahan eritrosit yang sudah tidak dibutuhkan dalam tubuh bayi. Jika kandungan bilirubin tinggi, itu bisa jadi karena hati belum matang sepenuhnya yang bisa menyebabkan bayi menderita sakit kuning.

Pihak RS menyarankan sekaligus minta ijin kepada saya dan suami selaku orang tuanya untuk melakukan tindakan pada bayi untuk fototerapi atau proses sinar biru selama beberapa waktu. Saat itu kami pasrah saja jika memang itu solusi yang terbaik. Nggak tega juga sebenarnya melihat bayi kami yg berusia 3 hari ditutup matanya, posisi tengkurap dan disinar dalam rumah kaca yang mirip inkubator.

Syukurlah, setelah beberapa kali proses penyinaran, kandungan bilirubinnya bisa turun dibawah angka 10 sehingga boleh pulang. Dokter menyarankan agar saya memberikan ASI dan menjemur dibawah sinar matahari pagi setiap hari supaya cepat sehat. Ketika saya bertanya sampai usia berapa anak boleh berjemur? Dokter menjawab selamanya.

Fiuh.. saya jadi ikutan berjemur, dan bener lho badan rasanya menjadi sehat. Sebenarnya apa sih manfaat berjemur di bawah sinar matahari pagi itu ?

Manfaat sinar matahari pagi :

  • Menghasilkan vitamin D yang bertugas dalam proses penyerapan kalsium sehingga tulang menjadi kuat
  • Untuk perlindungan kanker
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Menurunkan kadar bilirubin yg tinggi, terutama bagi bayi yang sakit kuning
  • Membantu mengurangi depresi
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Baik untuk sistem kekebalan tubuh
  • Membuat tidur lebih nyenyak

Sinar matahari yang bagus antara jam 7-8 pagi. Jemur bayi selama 15-30 menit. Bayi cukup menggunakan popok saja. Dan perhatikan jika cuaca berangin, sebaiknya bayi tidak dijemur dulu.

2. Ritual Bayi Mendengarkan Musik Klasik

Dari sejak hamil, saya terbiasa relaks tiduran sambil mendengarkan musik klasik untuk bayi khususnya musik klasik Mozart. Jenis musik Mozart ini memang paling lembut dan lebih disarankan untuk ibu hamil dan bayi.

Bayangkan saja, hampir setiap hari dari sejak hamil sampai bayi saya berumur 1 tahun, saya menyetel musik klasik  setiap kali menjelang tidur sampai pagi hari saat bangun tidur. Rasanya memang tenang, nyaman, damai mendengarkan musik itu. Teduh, cepat mengantuk dan pasti tidur dengan nyenyak.

Fungsi mendengarkan musik klasik :

  • Merangsang kecerdasan otak
  • Membuat bayi tenang
  • Mengurangi sifat rewel pada bayi

3. Ritual Bayi Dengan Pijat 

Ada yang bilang kulit bayi tidak boleh dipijat. Tapi sebenarnya, jika pijat dengan benar, tentu ada manfaatnya. Bayi juga bisa capek kan, setelah bergerak kaki dan tangannya, berguling sana sini.

Bagaimana cara memijat bayi yang benar ? Tentu tidak dengan tekanan yang keras. Cukup usap-usap dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Ritual pijat ini sebaiknya orangtuanya sendiri yang melakukan. Dan itu saya lakukan untuk memijat kedua buah hati saya dengan panduan CD tentang pijat bayi. Kebetulan, saya dapat bonus dari pembelian paket produk bayi.

Cara memijat BAYI :

  • Pijat wajah dengan mengusap perlahan bagian dahi, pinggir hidung, pipi, dagu masing-masing 4x usapan
  • Pijat tangan dengan gerakan naik turun kemudian pilin pelan dengan kedua tangan
  • Pijat kaki gerakannya sama dengan pijat tangan
  • Pijat perut dengan gerakan melingkar, seperti huruf U dan huruf R di area perut bayi dan gerakkan jari-jari tangan di pinggir perut untuk mencegah perut kembung
  • Pijat punggung dengan mengusap-usap dengan kedua tangan ke atas ke bawah, kemudian ke kanan dan ke kiri dan akhiri dengan meletakkan jari-jari tangan dari atas punggung ke bagian bawah punggung

Fungsi pijat bayi Pada 5 Ritual Bayi Yang perlu dilakukan:

  • Melancarkan peredaran darah
  • Mendekatkan hubungan ibu dan anak
  • Memberi rasa nyaman pada bayi
  • Mengurangi rasa capek pada bayi
  • Melemaskan otot-otot bayi

4. Ritual Bayi Yang Perlu Dilakukan Dengan Tengkurap

Posisi tidur yg baik adalah miring ke kanan. Tapi posisi tengkurap saat tidur untuk bayi juga penting untuk melatih pernafasan supaya kuat bernafas. Saya ingat, waktu mas Andro masih bayi berumur 1 bulan, harus periksa ke dokter spesialis Anak. Waktu itu mas Andro  seperti alergi karena hampir seluruh tubuhnya merah-merah.

Nah, saat periksa itulah, dokter tiba-tiba membalikkan badan mas Andro yang masih bayi mungil itu menjadi tengkurap dari yang sebelumnya telentang. Duh..saya kaget banget.

“Bayi itu harus biasakan tidur posisi tengkurap supaya nafasnya kuat,” kata dokter spesialis anak yang sudah bergelar profesor dan sepuh itu.

Petuah dokter itu saya ingat-ingat dan praktekkan. Ternyata memang cukup mujarab karena setelah sering tidur posisi tengkurap, mas Andro jarang tidur mendengkur lagi. Entah kenapa, meskipun masih bayi tidurnya mendengkur. Mungkin ada yang salah dengan sistem pernafasannya karena waktu lahiran dulu, saya gagal mengejan beberapa kali hingga mas Andro agak susah bernafas dan langsung di oksigen begitu lahir.

Cara bernafas mas Andro belum stabil saat saya menengoknya di ruang khusus bayi yang bermasalah begitu lahir. Iya, mas Andro mengalami banyak perlakuan begitu lahir seperti tambahan oksigen karena nafasnya tidak stabil. Lalu masuk inkubator karena kedinginan. Pun mengalami infus kaki karena gula darah rendah.

Lalu mendapatkan proses penyinaran karena bilirubin tinggi. Duh, saya ngilu kalau mengingatnya kembali. Jadi, kebiasaan menidurkan bayi dalam keadaan posisi tengkurap mempunyai banyak manfaat. Ternyata selain untuk melatih pernafasan, ada fungsi lain yang cukup penting untuk perkembangannnya kelak.

Fungsi tidur tengkurap pada 5 Ritual bayi yang perlu dilakukan :

  • Mengembangkan kekuatan leher, punggung dan otot bagian atas
  • Untuk perkembangan sensor motorik ( indra dan gerak )
  • Membuat tidur bayi lebih pulas
  • Melatih pernafasan
  • Menghindari bentuk kepala peyang

5. Ritual Bayi Yang Perlu Dilakukan Dengan Mengayun

Pada umumnya, bayi senang diayun. Dengan merasakan gerakan ayunan, bayi akan mudah tertidur dan pulas. Selain itu jika bayi kebutuhan tidurnya terpenuhi akan membuat kecerdasannya berkembang dengan baik.

Mengayun bayi juga ada caranya. Tidak boleh sembarangan. Harus mengayun secara smooth jangan sampai membuat bayi terguncang. Tahu kan, sangat tidak boleh mengguncang bayi karena bayi bisa mengalami kerusakan otak hingga  mengakibatkan kematian mendadak.

Ayunan sebaiknya dari bahan kain yang bisa menyesuaikan dengan postur bayi dan bersifat lentur. Perhatikan pula, saat mengayun jangan meninggalkan bayi sendirian begitu saja, harus ada yang menunggui karena bayi mudah bergerak lincah dan rentan terjatuh.

Fungsi ayunAN :

  • Baik untuk perkembangan motorik
  • Melatih kepercayaan diri
  • Membentuk postur tubuh ideal
  • Melatih ketenangan
Ritual bayi dengan mengayun
Dek Rea bermain ayunan bersama mas Andro 🙂 FYI, ayunannya dari ban bekas.. ;p

Nah, sudah tahu 5 ritual bayi yang perlu dilakukan untuk tumbuh kembangnya, kan? Yuk, Ma! Praktekkan pada bayi masing-masing. Ah, pasti sudah pada praktek yaa.. 🙂

Tetap semangat dan buat hidup makin berwarna ya!

Share

Author: Juliastri Sn

Mom of two. Lifestyle Blogger. Entrepeneur.

17 thoughts on “5 Ritual Bayi Yang Perlu Dilakukan”

Tinggalkan Balasan