Cara Membuat Podcast

cara membuat podcast

Ceritakan kisahmu kepada dunia dan buatlah mereka tertawa bahagia dengan suaramu – Laughing with Juliastri Sn

Cara membuat podcast.  Ternyata tidak sulit! Setelah saya mengikuti pelatihan cara membuat podcast bersama suara perempuan dari Siberkreasi, saya jadi termotivasi untuk membuatnya. Dulu, awalnya saya menganggap kalau membuat siaran audio itu sulit. Ternyata dugaan saya salah. Asal mau belajar, siapapun pasti bisa membuatnya.

Saya  senang mendengar suara penyiar saat siaran memutarkan lagu-lagu di radio saat saya masih muda belia. Waktu itu, hanya dengan mendengarkan, saya bisa mendapatkan banyak wawasan, informasi dan insight yang menghibur dan bermanfaat. Saat mendengar suara, saya pun bisa dengan bebas berimajinasi membayangkan apa yang saya dengar.

Namun, radio dan podcast itu berbeda. Kita bisa mendengarkan suara penyiar radio hanya di saat-saat tertentu, tidak bisa diulang. Sedangkan podcast lebih fleksible. Kita bisa mendengarkannya dimana saja dan kapanpun kita mau. Secara garis besar, keduanya memiliki persamaan yaitu tentang audio.

Podcast Itu Apa?

Sejarah podcast berawal ketika jurnalis The Guardian, Ben Hammersley, mengusulkan istilah itu pada tahun 2004. Kata podcast merupakan singkatan dari “play-on-demand” dan “broadcast.” Lalu salah satu produk gadget dan aplikasi Podcasts mengadopsinya. Seiring perkembangan zaman, maka orang lebih mudah menamakannya podcast.

Podcast adalah siaran berupa rekaman suara yang dibawakan oleh host membahas topik tertentu. Topik itu bisa beragam. Siapapun kamu dapat membuat podcast dengan tema khusus yang kamu sukai. Contohnya saya yang suka menertawakan diri sendiri dan menyampaikan pendapat saya, maka saya membuat dengan judul Laughing with Juliastri Sn.

Tujuan saya membuat podcast adalah untuk berbagi pengalaman lucu sehari-hari. Bagi saya ini lebih mudah karena saya mengalaminya sendiri. Jadi tinggal mengingat-ingat saja kejadian yang lucu atau kalau tidak lucu, saya cari dari berbagai sudut pandang hingga ketemu sisi humornya.  Siapa sih yang tak suka dengan hal yang dapat membuat tertawa?

Penasaran untuk mendengarkan salah satu atau semua episode di Podcast saya? Yuk, mari klik saja tombol panah di bawah ini. Lumayan untuk menemani aktivitas kalian yang mungkin saat ini lagi ada di jalan, atau lagi di rumah sambil setrika, masak atau mungkin lagi rebahan sambil menatap langit-langit di kamar? Sok, atuhlah.. 🙂

Jenis Podcast

Ternyata ada banyak jenisnya. Tergantung selera. Kalau yang senang ngomong sendiri, dapat memilih tipe monolog. Seperti saya, lebih senang untuk memilih bercerita sendiri seperti ngobrol gitu. Rasanya lebih lepas.  Saya kadang membawa catatan berupa draft tulisan tentang apa saja yang akan saya bahas supaya tidak blank. Selebihnya saya memakai improvisasi.

Jenis podcast yang kedua adalah dialog. Melibatkan dua orang atau lebih dipandu oleh host membahas tema tertentu. Bentuknya bisa berupa wawancara dengan narasumber, atau ngobrol bareng dengan teman yang sefrekuensi.  Formatnya resmi atau santai juga senyamannya saja. terserah kepada pembuat podcast.

Lalu jenis podcast selanjutnya adalah naratif. Jenis naratif ini lebih bervariasi. Bisa monolog atau dialog dengan penuturan narasi yang menarik. Ada banyak improvisasi dan tambahan referensi audio dari berbagai sumber. Menurut saya podcast naratif lebih lengkap dari segi betuk dan penyajian audionya. Pinter-pinter meramunya secara apik saja.

jenis podcast

Cara Merekam Suara yang Jernih

Now, untuk dapat menghasilkan suara yang jernih bebas dari suara bising untuk kebutuhan podcast, apakah harus menunggu punya mikrofon yang canggih dan studio kedap suara? Menurut saya jawabannya adalah : TIDAK. Segera buat dengan fasilitas yang sudah ada. Seperti saya nih, hanya bermodal handphone pun jadi.

Yang penting berani untuk memulai dulu. Nanti kalau sudah bisa konsisten membuat kontennya, sudah berjalan dengan baik, mulai ada titik terang dan bisa menghasilkan, bolehlah mulai memikirkan peralatan dan studio yang memadai. Tapi kalau dari awal sudah mempunyai segala perlengkapan itu, ya lebih bagus juga.

Untuk mencari tempat yang tidak bising, saya terbiasa merekam suara di kamar yang sunyi jauh dari keramaian. Karena rumah saya dekat dengan jalan raya yang setiap detik suara bising kendaraan tiada henti, maka saya mengungsi sementara ke rumah saudara yang tak jauh dari rumah saya yang letaknya jauh dari jalan raya sehingga lebih senyap.

Alternatif lain kalau terpaksa tidak dapat menemukan tempat yang sepi, rekamlah suara dari dalam lemari. Atau cara lain bisa merekam di dalam selimut atau dari dalam helm. Kamar sebaiknya diisi dengan buku-buku yang berfungsi sebagai peredam suara dan tidak menghasilkan suara yang bergema.

cara merekam suara

Cara Membuat Podcast

Platform apa saja yang dapat digunakan untuk membuatnya? Ada banyak ternyata. Namun saya memakai platform yang simple, nggak ribet, mudah dan bisa langsung tersambung dengan platform lain. Platform itu adalah Anchor. Cara membuatnya bagaimana? Yuk, ikuti step by stepnya ya!

  1. Install aplikasi Anchor di iOs atau di Google Playstore android
  2. Registrasi dengan email
  3. Mulai membuat podcast di aplikasi
  4. Rekam suara, tambahkan musik sesuka hati, lalu publish
  5. Siapapun dapat mendengarkan podcast kamu di Anchor.com ataupun Spotify karena langsung ter-connect dengan Spotify asalkan kalian sudah punya akun disana
  6. Mudah bukan? Bukaannn.. #eh

Nah, bagaimana? Tertarik membuat podcast? Yuk, buruan! Tak perlu bimbang dan ragu. Buat hidupmu lebih berwarna dengan berbagi cerita dan berbagi ilmu yang kamu kuasai. Berbagi tidak akan membuat kita rugi tapi semakin membuat kita menjadi orang lebih berarti bagi orang lain. Selain itu kita akan menjadi bahagia lahir batin.

Salam podcast!

podcast

Share

Author: Juliastri Sn

Mom of two. Lifestyle Blogger. Entrepeneur.

8 thoughts on “Cara Membuat Podcast”

  1. setuju, segala sesuatu bisa dengan mudah kita lakukan asalkan ada niat dan kemampuan ditambah lagi kalo hal tersebut sesuatu yang kita sukai, podcast – salah satunya. Artikelnya mengilhami – terima kasih.

  2. Selamat atas podcast barunya Kak!
    Suka topik apa di podcast?

    Tulisannya bermanfaat sekali soalnya daku juga pengen bikin podcast tapi gak tahu caranya. Podcast nih kayaknya cocok buat orang tipe audio kayak daku (yg suka ngoceh) wkkwwk.

  3. Untuk merekam suara yang jernih memang diperlukan peralatan yang bagus. Kita kan gak mau pendengar mengeluh suara kresek2 saat seru2nya mendengarkan podcast. Padahal topik yang dibawakan bagus banget, tapi karena suaranya kurang nyaman di telinga akhirnya berujung kecewa. Aku sendiri saat ini banyak mendengarkan podcast dalam bahasa korea, sekalian melatih malhagi atau listening agar makin paham.

  4. Ngepodcast juga ternyata bisa memantik semangat tetap kreatif menghasilkan konten positif.
    Misal pas sedang stuck menulis, alihkan ide dengan bikin konten podcast. Cobain juga ah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.