Kenali Gejala Stroke, Meski Ringan Tetap Berbahaya!

Menjaga pola hidup sehat adalah investasi kesehatan yang tak ternilai saat ini

Julipedia

Halo, semoga semua sehat selalu ya. Bicara tentang penyakit, saat ini banyak penyakit berat yang mengintai kehidupan namun sering tidak kita sadari gejalanya. Stroke merupakan salah satu penyakit yang sangat populer di jaman sekarang. Tak hanya menyerang orang yang sudah tua, yang masih muda pun bisa terserang penyakit ini. Penyakit ini pun dapat menyebabkan banyak orang meninggal dunia secara mendadak. Selain itu, stroke juga dapat mengakibatkan cacatnya seseorang yang pernah menderita penyakit ini. Penyakit stroke dibedakan menjadi dua berdasarkan jenisnya yaitu stroke berat atau parah dan stroke ringan. Stroke berat atau parah terjadi karena pembuluh darah mengalami penyumbatan oleh darah kental, lemak, kolesterol atau zat kapur sehingga aliran darah ke otak mengalami gangguan.

Penyumbatan tersebut dapat terjadi di pembuluh darah utama yang menuju ke berbagai jaringan di otak, atau bisa juga terjadi dalam kurun waktu yang lama sebelum mendapatkan pengobatan. Akibatnya otak tidak dapat menerima suply oksigen dalam waktu lama dan meluas yang menyebabkan penderita mengalami kematian. Sedangkan pada stroke ringan, pasien terkadang tidak merasa memiliki gejala stroke hingga perubahan pada tubuh dan alat geraknya.

Perlu diketahui, meski  dikatakan sebagai stroke ringan, namun jika dibiarkan karena tidak cepat diketahui, stroke ini akan menjadi semakin parah dan bisa menyebabkan kematian. Penyebabnya tentu karena penyumbatan pada pembuluh darah yang awalnya kecil dan tidak diobati maka lambat laun akan membesar dan menutup area aliran darah dengan lebih luas. Karena itu, jangan sampai Anda mengabaikan sinyal-sinyal yang diberikan tubuh saat terjadi stroke ringan di dalam pembuluh darah ke otak.

Credit otcdigest.id

Jadi penasaran kan ingin tahu seperti apa gejala stroke ringan yang perlu diwaspadai? Lalu bagaimana gejala stroke ringan tersebut? Ini dia yang harus Anda perhatikan:

  • Waspadai jika mengalami gangguan kesadaran seperti sering hilang ingatan, kebingungan, sulit memahami orang lain atau sulit mengatur kosa kata.
  • Perhatikan apakah ada gangguan panca indra seperti kehilangan kepekaan penciuman, penglihatan dan bau.
  • Amati apakah mudah kantuk atau pingsan.
  • Waspada jika mengalami kesulitan menelan, berjalan atau menggerakkan anggota tubuh.
  • Sering pusing dan sulit berdiri dengan tegak.
  • Cek jika sering mengalami mati rasa pada anggota tubuh.

Waspadai jika gejala yang Anda rasakan seperti tersebut di atas terus berulang  dan menjadi semakin hebat, jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum terlambat. Stroke semakin dini diketahui akan semakin besar memiliki kemungkinan sembuh tanpa mengalami kecacatan. Beruntung, saat ini sudah ditemukan beberapa terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi stroke ringan mulai dari mengubah gaya hidup hingga melakukan operasi. Berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui perihal fisioterapi untuk pasien stroke ringan :

  1. Perubahan gaya hidup.

Stroke ringan dapat sembuh dengan sendirinya asalkan tidak bertambah besar penyumbatan yang sudah terjadi. Caranya dengan melakukan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, berolahraga, dan makan makanan sehat bergizi seimbang.

  1. Konsumsi obat stroke.

Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk mengatasi stroke ringan yang mempunyai mekanisme kerja mengencerkan darah seperti Aspirin atau Coumadin untuk mengurangi pembekuan.

  1. Operasi.

Jika dirasa perlu dan cukup membantu, tindakan operasi merupakan langkah yang harus diambil agar penyumbatan bisa segera dihilangkan.

Nah, demikian beberapa hal  yang perlu diketahui tentang penyakit Stroke. Semoga bermanfaat.

Always keep healthy life!

Share

Author: Juliastri Sn

Mom of two. Blogger. Entrepeneur.

48 thoughts on “Kenali Gejala Stroke, Meski Ringan Tetap Berbahaya!”

      1. Iya Mbak stroke tidak diduga datangnya ya kita harus selalu jaga kesehatan dan tidak boleh abai gejalanya agar tidak terlanjur berat dan parah

  1. Gaya hidup sehari-hari juga amat mempengaruhi kesehatan ya mba. Asupan makanan, kebiasaan merokok dan sebagainya. Harus terus berusaha memperbaiki gaya hidup nih untuk pencegahan penyakit ini.

  2. Wah, aku baru tahu penderita stroke bisa dioperasi. Kadang suka ada rasa takut tersendiri sama penyakit stroke karena aku sering banget mengalami tangan atau kaki kebas dan gejalanya hampir mirip dengan stroke ringan, biasanya suka langsung ke dokter, terlebih riwayat kolestrolku tinggi. Menjalankan pola hidup yang lebih sehat memang pilihan yang tepat.

  3. Papahku pernah mengalami stroke dan kalau teringat menyedihkan sekali, sampai berbicara aja sulit, mulutnya agak miring gitu hiks. Memang deh penyakit seperti ini tidak menular namun mematikan. Gaya hidup sehat dan memerhatikan olahraga dan gizi seimbang itu penting supaya kita terhindar dari penyakit stroke ini.

  4. Kalau saudaraku ada yang kena stroke ringan. Sebelah wajahnya gak bisa digerakkan gitu. Lalu akhirnya terapi dan lainnya. Alhamdulillah sudah sehat kembali. Tapi tetap waspada dan jaga kesehatan

  5. Keluarga saya dari pihak Ibu turunan darah tinggi yang berakibat stroke pada kakekku dan 2 tanteku.

    Dari artikel ini saya jadi sadar lagi untuk leboh serius jaga kesehatan dan mewaspadai gejala stroke.

  6. Kakak iparku masih muda belum lama ini kena stroke mbak, mana jadi tulang punggung keluarga, kebayang gimana sedihnya. Dan sekarang banyak ya orang muda kena juga. Jadi kekhawatiran sendiri juga sih, ini mesti mengatur pola hidup biar sehat dan bahagia kali ya…

  7. Menerapkan pola hidup sehat emang butuh perjuangan dan juga kesadaran. Apalagi kita tahu manfaatnya akan terasa banget di kemudian hari alias jangka panjang. Btw, quotesnya good bangett.

  8. aku sekarang mulai pelan-pelan mencoba untuk merubah gaya hidup mba, banyak minum air putih, cukup istirahat dan konsumsi makanan sehat. Sellau usahakan senyum dan pikiran positif. sehat itu investasikan yah

  9. Ulasan yang menarik ini…
    Di keluarga besar suamiku , yang laki-laki ada riwayat meninggal karena stroke. Bapak mertua dan ketiga saudara laki-lakinya…semua dengan penyebab sama.
    Maka, saat 4 tahun lalu suami merasakan gejalanya, meski ringan langsung sadar diri. Karena obesitas dia pun berusaha mengatur pola makan seimbang, rutin berolahraga dan fokus ke gaya hidup sehat (dia bukan perokok juga). Alhamdulillah kini berat badan proporsional, tiap medical check up dikategorikan sehat, tidak ada gejala penyakit berat.
    Memang mesti peduli dengan kesehatan ya ..apalagi mengingat usia

  10. Terima kasih sharingnya mbak. Perlu banget memang memahami dan mengetahui gejala dari stoke ini, karena ini salah satu penyekit yang paling banyak diderita terlebih pada orang tua

  11. Pola hidup sehat itu jalan keluarnya ya mbak biar terhindar dari stroke.
    Betewe, saya sering alami mati rasa di sebagian tubuh kalau lagi kelamaan duduk atau jongkok, semoga bukan gejala storke sih.

  12. bener banget nih kita harus bisa mengenali gejala-gejala penyakit berbahaya seperti stroke ini apalagi dia ringan tapi sangat berbahaya ya

  13. Kalau sudah terlanjur kena serangan, normalnya kembali membutuhkan waktu yaa, kak.
    Memang yang terbaik adalah gaya hidup dirubah dan senantiasa me”rasa” kalau badan sudah memberi sinyal.
    Semoga sehat selalu, kak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *