Makna Ulang Tahun

IMG_20131020_115910
Ciee..yang lagi ultah.. ;p

 

Hari ini, 10 Oktober 2015, ada dua peristiwa penting dalam keluarga saya. Mau tahu apa mau tahu banget ? Ih..GR ya..sapa yang nanya hihihih..

 

 
Baiklah, ada atau tidaknya yang bertanya, tetap saya akan cerita kalau hari ini adalah hari bersejarah. Why ? Karena because..ada yang ulang tahun hari ini. Dua peristiwa kelahiran. Yang pertama, anak lanang berulang tahun yang ke-8. Lalu, usaha kami, toko ban juga ulang tahun yang ke-6..yeeaayyy..horreee…
 
Terus ? Ya seneng lah..
 
Ulang tahun menjadi reminder bahwa ada seseorang yang pernah dilahirkan. Dari tiada menjadi ada. Dan itu berarti. Sangat berarti. Delapan tahun yang lalu saya pernah melahirkan seorang bayi lelaki yang mengukuhkan predikat saya menjadi seorang ibu. It’s so amazing..right ? 
Lalu saat anak lelakiku berusia dua tahun, saya dan suami sepakat resign dari status sebagai karyawan untuk mencoba peruntungan dengan membuka usaha baru. And here we are..kami bertahan disini hingga usia 6 tahun sekarang. Semoga bisa berkembang selamanya..Amiinn..
 
Sengaja, tanggal buka usaha dibarengkan dengan hari lahir anak. Sebagai motivasi, reminder dan refleksi. Bahwa kelahiran selalu membawa nafas baru, dan kehidupan baru tentunya. Membawa kebahagiaan dan keceriaan.  Memberi semangat baru dan harapan baru. Ah..pokoknya semuanya barruuu..
 
Seiring perjalanan waktu, apa yang telah kami peroleh dari 8 tahun dan 6 tahun itu..? Banyak sekali. Kami belajar tentang banyak hal. Tentang perjuangan, passion, cita-cita, harapan, motivasi, tekad, semangat, dan lain sebagainya. Semuanya itu memberi warna dalam kehidupan kami.
 
Semoga..di ulang tahun yang ke-8 ini..anak mbarep semakin bertumbuh dalam kebahagiaan di masa kanak-kanaknya, senantiasa belajar untuk menjadi anak yang lebih baik dari hari kehari. Menjadi garam dan terang dunia, menjadi berkat bagi sesama. Amin.
 
Daann..di ulang tahun ke-6 usaha kami, semoga semakin dilancarkan, menjadi bisnis yang memberi manfaat, bukan sekedar mencari keuntungan semata, namun mempunyai nilai plus dalam memenuhi kebutuhan otomotif ( kan jualan ban dan onderdil ) sesama.. 😀

 

Refleksi 6 tahun menjadi bakul ban 😀
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *