Menabung Yuk..!

Menabung
Celengan ayam jago yang fenomenal 🙂
Bing beng bang
Yok.. kita ke bank

Bang bing bung
Yok.. kita nabung

Tang ting tung 
Hey.. jangan dihitung
Tau tau kita nanti dapat untung
Ada yang masih inget lirik lagu anak-anak tentang menabung itu…? Kalo gak salah penyanyinya Saskia and Geofany. Penciptanya tante Titik Puspa. Lagu ini cukup hits di sekitar tahun 80-an, saat saya masih kanak-kanak. Ada yang tahu..? Toss dong, berarti kita seumuran. Hiks..*ketahuan tuwirnya*
 

Saya ingat, pertama kali menabung di bank  tahun 1998 di BCA dengan saldo awal 25 ribu rupiah. Dapat ATM. Senangnya dapat ATM pertama kali

Arti menabung bagi saya : SANGAT PENTING
Iya, menabung termasuk “the most important thing“. Why ? Karena, menabung menentukan masa depan kita. How ? Dengan menyimpan uang, kita punya sangu untuk mencapai tujuan kita di masa yang akan datang. Duh, abstrak banget sih, coba konkritnya bagaimana..pusing pala baby nih..
Misalnya aja nih, sebagai orang tua, kita punya cita-cita untuk menyekolahkan anak semaksimal kemampuan kita, bahkan diusahakan bisa sampai ke luar negeri. Bagaimana mungkin bisa tercapai kalau kita tidak mempersiapkannya dari sekarang ? Nggak mungkin dong ujug-ujug kita punya biaya besar jika tidak menabung dari sekarang. Iya kan..? Hm..iya juga sih..trus bentuk menabungnya gimana tuh..? Pakai celengan jago ? Berapa tahun ? Butuh berapa celengan jago..? Aduh..ini jaman milenium ya..ada bank..ada macam-macam bentuk investasi..Gunakan itu..
 
Macam-macam bentuk investasi jangka panjang, misalnya :
  • Asuransi : ada asuransi jiwa, kesehatan, pendidikan, yang  bisa kita gunakan saat dibutuhkan
  • Property : tanah, bangunan, nilainya tidak akan turun bahkan cenderung naik dari waktu ke waktu..
  • Deposito : kalau ada uang nganggur lebih baik di depositokan dalam jangka waktu tertentu..lumayan kan dapet bunga
  • Emas : termasuk logam mulia yang nilainya naik turun, namun kalaupun turun tidak terlalu drastis dan biasanya akan naik lagi
  • Dolar : biasanya nilainya akan selalu naik di saat rupiah terpuruk
  • Saham : ini juga bentuk investasi, tapi sebaiknya pelaku cukup paham tentang lika liku bursa saham, karena resiko cukup besar dan sifatnya tidak bisa dipastikan alias gambling
Tips Menabung Ala Saya
 
Pernah gak sih suatu waktu kita butuh uang tapi tidak mau mengganggu gugat uang di bank, ataupun investasi jangka panjang di atas. Kalau saya sering, misalnya tiba-tiba ada undangan kondangan nikah, sunatan, melayat, menengok orang sakit, arisan, dan lain sebagainya, yang mau tidak mau harus kita lakukan sebagai makhluk sosial. Biasanya saya menyisihkan uang secara manual dari sisa belanja harian. Jadi jika misalnya tiap hari sudah dipatok untuk uang belanja makan 50 ribu rupiah. Ternyata saya bisa menghemat hari ini cuma 30 ribu, berarti ada sisa 20 ribu, langsung saya masukkan ke celengan jago. Besok lagi ada sisa belanja berapa, ya di masukkan terus. Prinsipnya jangan sampai sehari lebih dari 50 ribu rupiah, kalau sisa ya boleh banget. Lumayan kan..
Trus, pernah juga menabung tapi di target. Ini biasanya terjadi karena ada pengeluaran di luar rencana rutin bulanan. Misalnya, bulan depan ada acara piknik bersama teman-teman arisan. Sudah diputuskan dana sekian. Karena waktunya sebulan lagi dan tak ada uang lebih karena sudah ada pos-pos pengeluaran masing-masing, maka saya menarget sehari harus bisa nabung sekian. Misalnya, biar gampang ngitung..saya butuh dana 300 rb bulan depan untuk piknik. Karena waktunya sebulan lagi, berarti supaya bisa dapet uang segitu saya harus nabung 10 ribu rupiah setiap hari. Nah, ini bisa diambilkan dari sisa belanja harian, jadi uang yang masuk ke celengan jago dikurangi 10 rb. Lalu saya menyediakan celengan khusus lain untuk kegiatan piknik itu.
 
Kalau kebutuhan uang tidak hanya satu macam, ya sediakan saja kaleng khusus yang banyak, ditulisi dan di target tiap hari harus nabung berapa. Jumlahnya bisa beda-beda sesuai kebutuhan. Rumit juga ya..hehehe..saya mah gitu orangnya..gak mau tekor sih..
Prinsip supaya bisa menabung ala saya :
  1. Jangan menunggu kaya baru menabung, berapapun penghasilan wajib ditabung minimal 10%
  2. Begitu menerima uang, langsung sisihkan uang untuk menabung 
  3. Biasakan hidup hemat, efektif dan efisien
  4. Memperkecil pengeluaran dan meningkatkan pendapatan
  5. Gaya hidup apa adanya, tidak perlu gengsi
  6. Belanja sesuai kebutuhan, bukan keinginan
Nah, karena menabung ini penting, dan manfaatnya banyak banget..maka, saya juga mengajari anak untuk menabung sejak dini. Bagaimana caranya ?
 
Cara saya mengajari anak menabung :
  1. Memberi pemahaman jika ingin sesuatu, harus menabung dulu
  2. Ada celengan jago khusus anak, yang diisi saat uang saku sisa, dan dapat rejeki dari eyang atau saudara yang datang
  3. Membiasakan membawakan bekal makanan ke sekolah sehingga uang saku bisa full ditabung
  4. Ikut menabung di sekolah
Cerita tentang menabung di sekolah, kemarin saat kenaikan kelas anak sulung saya dapat reward juara I menabung paling rajin dan banyak di kelas. Menabungnya setiap hari senin, rabu dan jumat. Saya membiasakannya untuk jangan lupa menabung di sekolah. Mekanismenya,  anak saya diberi buku tabungan yang  jumlah uangnya diisi sendiri dan di paraf orang tua, kemudian Wali kelas mencocokkan uang dan jumlahnya kemudian paraf. Jenis tabungannya ada dua macam dalam satu buku tabungan yaitu tabungan wajib dan tabungan sukarela. Tabungan wajib di bagi saat kelulusan SD, sedangkan tabungan sukarela dibagikan setiap kenaikan kelas. Senang sekali anak saya dapat buku tulis selusin, kan budget untuk beli buku bisa ditabung..hehehe..
 
Nah, itu pengalaman saya tentang menabung. O,ya sudah tahu belum ya, kalau jaman sekarang, ada website canggih yang memudahkan kita untuk mendapatkan banyak info tentang menabung lho. Tengok aja di Cermati. Mau tanya apa saja tentang tabungan, pinjaman, bank mana aja..semuanya ada dan lengkap..kap..cuzz..langsung ke tkp ajahhh..Sampai ketemu disana ya...

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Share Tips Menabungmu bersama Blog Emak Gaoel dan Cermati”

Share

10 thoughts on “Menabung Yuk..!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *