Seri Gardening : Cara Propagasi Tanaman Alocasia Green Shield

propagasi Alocasia green shield

Rawatlah tanaman seperti merawat anak sendiri karena ada kebahagiaan yang tercipta disana

Julipedia

Cara propagasi Alocasia Green shield dengan mudah. Halo! Jumpa lagi di seri gardening di kebun Julia. Kali ini saya akan membahas tentang cara memperbanyak atau propagasi tanaman Alocasia green shield. Seperti apa sih, tanaman yang dimaksud? Untuk yang belum tahu, saya akan menjelaskan sekilas tentang tanaman ini. Tanaman ini mempunyai nama lain keladi hijau tengkorak. Yup, daunnya bermotif seperti tengkorak. Hi, serem dong!

Nggak juga sih. Tanaman ini unik menurut saya. Mungkin selama ini orang lebih mengenal jenis tanaman Alocasia dragon sylver, Alocasia green velvet, Alocasia dragon scale, Alocasia black velvet, Alocasia longiloba, Alocasia amazonica, Alocasia frydex yang banyak diburu banyak orang berapapun harganya. Yak, mereka ini tanaman yang masih satu family. Bersaudara.

Perawatan Alocasia green shield

Tanaman hias ini mempunyai sifat hampir mirip dengan tanaman talas-talasan atau keladi atau jenis Caladium. Umumnya, tanaman ini menyukai sinar matahari pagi dan air. Alocasia green shield cocok ditempatkan di bawah pohon yang teduh serta kebutuhan sinar matahari dan airnya tercukupi. Tidak senang terlalu lembab, namun tidak pula terlalu kering. Sedang-sedang saja.

Kebutuhan sinar matahari pagi

Saya mempunyai pengalaman dengan tanaman ini. Suatu ketika, tanaman yang sudah nyaman di tempat yang teduh, saya pindahkan ke tempat yang intensitas cahaya mataharinya cukup terik di siang hari. Apa yang terjadi? Daunnya langsung gosong! Pinggir daunnya kekuningan. Duh, saya langsung panik. Kok bisa? Padahal cuma satu hari, dampaknya cukup mencemaskan.

Pengalaman lainnya, tanaman Alocasia green shield yang saya tempatkan di tempat yang teduh sekali dengan intensitas sinar matahari yang rendah, daunnya tidak bisa mekar. Biasa saja ukuran daunnya. Namun tanaman yang berada di bawah pohon dan mendapat sinar matahari pagi yang cukup, daunnya bisa lebar dan tumbuh tinggi.

Konon katanya, intensitas sinar matahari yang cukup dapat membuat batang tumbuhan lebih kuat. Warna daun yang keluar pun lebih terang. Hijaunya nyata sekali. Tanaman tumbuh dengan subur dan cepat bertunas. Ternyata sinar matahari pagi yang mengandung provitamin D sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang tanaman menjadi lebih baik.

Perawatan Alocasia green shield
Cantik banget ya daunnya 🙂

Kebutuhan air

Tanaman Alocasia green shield mempunyai kebutuhan air yang cukup. Saya mempunyai pengalaman dari pengamatan saya sehari-hari. Satu tanaman dalam pot pernah layu daunnya. Lalu saya melihat kalau media tanamnya kering kerontang. Aih, saya lupa ternyata belum menyiram tanaman. Maka saya pun selalu mengusahakan jangan sampai tanaman ini kekurangan air.

Pasti kita sepakat bahwa air adalah kebutuhan vital semua makhluk hidup. Tanpa air, semua makhluk hidup akan mati. Demikian pula halnya dengan tanaman. Mereka membutuhkan air untuk proses fotosintesis bersama dengan Co2 dan sinar matahari. Fotosintesis akan menghasilkan nutrisi dan oksigen yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhannya.

Media

Apa media tanam yang baik untuk tanaman Alocasia green shield? Kalau saya menggunakan media tanah dan pupuk kandang dicampur dengan sekam bakar. Ada juga tanaman ini yang saya biarkan tumbuh di halaman tanpa pot. Langsung tumbuh di tanah sebagai indukan. Ternyata tumbuhnya cukup subur. Sudah menghasilkan banyak biji dan anakan.

Kita perlu memperhatikan soal media tanam untuk tanaman ini. Saya memastikan tanahnya harus gembur. Media tanamnya harus poros. Dalam arti, media tanam tidak menyimpan air terlalu banyak. Kenapa? Karena jika ada air yang menggenang atau airnya terlalu banyak, akarnya bisa membusuk. Wah, jika hal itu terjadi, sayang sekali bukan?

Cara Memperbanyak Alocasia green shield

Bagaimana cara memperbanyak tanaman Alocasia green shield? Ternyata ada beberapa cara untuk memperbanyak tanaman ini.

1. Anakan

Cara pertama adalah dengan memisah anakan. Tanaman Alocasia green shield termasuk tanaman yang mudah sekali bertunas menghasilkan daun baru. Saat daun sudah tumbuh subur, tanamannya dapat dipisahkan anakannya menjadi beberapa pot. Saat memisah anakan, pastikan ada akarnya ya. Supaya langsung dapat tumbuh.

2. Biji atau bonggol

Yup. Tanaman indukan Alocasia green shield di kebun saya menghasilkan banyak biji yang tumbuh di batang tanaman. Biji-biji ini bentuknya bulat dan dapat bertunas menghasilkan tanaman baru. Biji-biji ini saya ambil lalu saya tanam dalam media tanah di pot dan polibag. Saya membutuhkan waktu sekitar sebulan untuk melihat biji-biji itu tumbuh menghasilkan daun dan kehidupan baru.

cara memperbanyak Alocasia green shield
Biji atau bonggol Alocasia green shield

Biji-biji ini tumbuh di batang tanaman dan terletak diatas tanah. Sekali tumbuh, biji-biji ini dapat saya panen dalam jumlah yang lumayan banyak. Saya pernah dapat sepuluh biji sekali ambil. Rasanya seneng sekali. Apalagi ketika biji-biji itu tumbuh menghasilkan tanaman baru dengan subur. Rasanya tak dapat dilukiskan dengan kata-kata.

O,ya. Saya sudah mendokumentasikan proses memperbanyak tanaman Alocasia green shield dari kebun ini dalam bentuk video di cannel Youtube saya. Monggo, silakan menonton videonya di bawah ini ya. Dengan kerendahan hati, saya akan sangat berterima kasih jika berkenan untuk like, komen, share dan subscribe jika video saya memang bermanfaat 🙂

Harga Alocasia green shield

Berapa sih harga tanaman ini? Sebenarnya kalau membicarakan soal harga itu relatif ya. Ada yang menjualnya dengan harga yang cukup fantastis, namun ada pula yang menjual dengan harga yang wajar dan cukup terjangkau. Yang penting, antara penjual dan pembeli saling sepakat dengan harga yang ditentukan. Jangan sampai ada yang merasa rugi ya.

Kalau boleh saya memberi info soal harga tanaman ini di daerah saya, kisaran harganya beragam. Ada yang menghitung harga berdasarkan jumlah daun, berdasarkan ukuran besar dan kecil tanaman, dan ada juga yang menjual berdasarkan harga pasar. Naik turun berdasarkan trend yang terjadi. Kalau saya sendiri menjual dengan harga kisaran 50 ribu hingga ratusan ribu.

Harga ini berdasarkan ukuran besar kecilnya tanaman dan ketersediaan stok tanaman. Jadi kalau saya memiliki stok yang cukup banyak, saya menjual dengan harga yang cukup terjangkau. Apalagi jika yang membeli adalah teman sendiri. Harganya sungguh sangat terjangkau. Bahkan ada juga yang saling barter tanaman aja dengan saya. Hehe..fleksible aja sih.

Jadi, tanaman Alocasia green shield mempunyai harga jual yang cukup stabil dan ada indikasi harganya akan terus naik. Tentu seiring dengan trend tanaman yang sedang ngehits. Hukum suply and demand juga berlaku disini. Saat permintaan banyak tapi stok terbatas, harganya bisa meroket tajam. Namanya juga dunia bisnis ya kan.

Apapun itu, saya tetap menyukai hobby merawat tanaman. Rasanya tenang, damai dan bahagia sekali saat memandang tanaman yang ijo royo-royo seperti ini. Apalagi kalau melihat tunas yang tumbuh silih berganti. Aih, rasanya itu adalah achievement yang tertinggi bagi saya. Sungguh, kebahagiaan lahir batin adalah prioritas bagi saya. Jika dapat menghasilkan rupiah saat terjual, itu namanya bonus. Aha!

Happy gardening!

Share

Author: Juliastri Sn

Mom of two. Lifestyle Blogger. Entrepeneur.

24 thoughts on “Seri Gardening : Cara Propagasi Tanaman Alocasia Green Shield”

  1. Wah makasi mba info perawatan alocasia yang bisa di bawah pohon yang teduh serta kebutuhan sinar matahari dan airnya tercukupi. Tidak senang terlalu lembab, namun tidak pula terlalu kering. Sedang-sedang saja.

  2. Cantiikkk banget tanamannya, secantik yg punyaaa *uhuks*
    Aku juga lagi hobi gardening mbaa, ketularan ibu mertua hehehe
    beneran bisa jadi self healing ya, gardening ituu 😀

  3. Alocasia ini kaya lompong-lompongan menurutku. Udah lama juga gak nanam-nanam. Orang pada demam tanaman hias, saya malas, hahaha. Tapi pas lagi semangat, ya hayuk aja. Jangan lupa buat merawat mereka dengan baik

  4. Alocasia yang dibiarkan tumbuh di tanah biasa sbg indukan, tumbuh lebih subur ya. Mungkin karena ada kebebasan bergerak. Berbeda halnya jika kita taruh tanamannya di dalam pot. Harganya ya lumayan juga ya apalagi koleksi tanaman kini makin hits.

  5. sekarang musim ya ama tanam-tanaman, dimana-mana rata2 emak2 pada heboh. namanya pun juga dibuat heboh padahal tanaman ya gitu2 aja sih bentuknya.. hehe… harganya juga makin mahal karena banyak yang suka

  6. Merawat tanaman itu seberti ngerawat bayi ya mbak, harus ekstra hati-hati, kadang trial error juga. tapi melihat dia tumbuh segar, rasanya seneng banget. Lihat ada daun yang lalu, sedih jadinya.

  7. Bonggol atau anakan emang bisa ya jadi cara memperbanyak tanaman. Tapi apalah aku yang bisanya cuma beli jadi dan menyiramnya jika ingat huhuhu, telaten banget mbak Juli. Btw sekam bakar kalau di kampung bisa kita dapatkan gratis ehh ternyata berguna banget buat tanaman ya

  8. wah tips nya sangat bermanfaat mbak
    cocok buat yg sedang hobi gardening
    hobi yg lagi tren saat pandemi ini
    klo aq blm bs merawat tanaman, masih punya balita dan kucing kucing, hehe

  9. Ternyata bisa dengan biji dan bonggol juga ya mba… Memang saat kita merawat tanaman sangat pentingn untuk memastikan apakah kebutuhan air dan cahaya mataharinya sudah sesuai ya. Kadang ada tanaman yang butuh cahaya mataharii dan yang lainnya justru akan lebih bagus tumbuh saaat jauh dari cahaya

  10. Aku selalu salut dg teman2 yg suka menanam tumbuhan. Keren banget saat melihat pertumbuhannya. Suka liat aja aku sebenarnya mba. Krn sering gagal kalo numbuhin dr bibit. Heu. Dan kdg klo udah numbuh entah knp kucing sk pup dst. Gak lama tanamannya mati. Hiks

  11. Bener sekali Mbak, merawat tanaman itu menyenangkan sekali dan seperti merawat anak-anak.

    Mulai beberapa minggu lalu, akupun kembali merawat tanaman, setelah kutinggalkan lama. Meski lahan terbatas, akupun ingin merawat tanaman, biar bahagia dan suka banget ngelihat yang hijau hijau

  12. Mbak, cantik banget daun Alocasia ya..aku belom pernah pegang nih jenis tanaman ini. Pernah lihat dimana gitu tapi..Ya ampun lengkap sekali cara perawatannya . Dan setuju jika merawat tanaman (maupun hewan peliharaan) selayaknya anak dan kesayangan sendiri karena ada kebahagiaan yang akan mengikuti

  13. Alocasia green shield tuh…sama dengan kuping gajah ga, kak?
    Ibuku juga suka berkebun. Dan karena daun lebar-lebar begini, jadi setiap pagi hobinya melap tanaman. Senang kata Ibu.

  14. Suka sekali dengan jenis tanaman hias ini, tapi saya belum punya harganya lumayan menguras dompet. Semoga kalau saya jalan-jalan di suatu tempat saya ketemu Alocasia yang murah, hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *