Cara Mudah Memperbanyak Tanaman Hias dengan Water Propagation

water propagation

Tanaman yang merambat dan mempunyai akar udara biasanya mudah berkembang biak di dalam media air

Bagaimana cara mudah memperbanyak tanaman hias dengan water propagation? Akhir-akhir ini saya lagi senang melakukan eksperimen propagasi berbagai jenis tanaman hias dengan media air. Lalu jenis tanaman apa saja yang mudah berakar ketika berada di dalam botol berisi air? Apakah tanamannya tidak mudah membusuk?

Ternyata, untuk melakukan treatment propagasi air ini harus memakai tips dan trik yang jitu. Karena tidak semua jenis tanaman hias mampu berkembang biak di dalam air. Penting untuk mengetahui beberapa hal dalam melakukan perbanyakan tanaman dalam media air ini. Selain teknis, kita pun perlu mengenal jenis-jenis tanamannya.

Jenis Tanaman Hias yang bisa di-water propagation

Biasanya, tanaman hias yang mempunyai akar udara, pertumbuhannya merambat bisa berkembang biak di dalam air. Contohnya adalah tanaman monstera, philodendron dan sirih-sirihan. Tanaman hias seperti Sirih gading, Scindapsus, Philodendron lemon, Syngonium, Peperomia, Fittonia, Tradescentia, janda bolong atau monstera dan tanaman sejenis lainnya bisa menghasilkan akar baru saat berada di media air.

Namun, tak menutup kemungkinan jenis tanaman lain selain sirih-sirihan juga ada yang dapat memperbanyak diri dengan propagasi air. Contohnya adalah tanaman puring, sansevieria, begonia, miana dan lain sebagainya. Saya sudah mencoba berbagai macam tanaman dengan metode trial and error. Ada yang berhasil namun ada pula yang gagal.

tanaman hias yang di water propagation

Alat dan Bahan Water Propagation

Ketika kita sudah mempunyai rencana untuk memperbanyak tanaman dengan propagasi air, kita perlu mempersiapkan alat dan bahannya. Yang pertama adalah menyediakan botol kaca bening. Kenapa harus bening? Supaya kita dapat mengetahui progress dari pertumbuhan tanaman. Saat pertama kali akar belum tumbuh, lalu mulai tumbuh akarnya akan terlihat jelas.

Lalu kita perlu mempersiapkan air aquades. Air yang masih murni tentu lebih baik untuk pertumbuhan akar tanaman. Memakai air hujan juga bisa, karena kandungan asam basanya masih terkontrol. Biasanya air hujan bersifat basa yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman. Lebih baik lagi jika menggunakan air sumur atau air yang berasal dari mata air.

Kita dapat menambahkan hormon tunas dan vitamin B1 dalam media air yang digunakan untuk memperbanyak tanaman ini. Tujuannya agar pertumbuhan akar dan tanaman dapat optimal. Sehingga saat pindah ke media tanam yang baru, tanaman sudah dalam keadaan yang sehat dan siap untuk tumbuh dengan subur.

alat dan bahan water propagation

Cara Water Propagation

Jika tanaman yang dipilih adalah tanaman merambat, maka potong tanaman yang ada bagian akar udaranya satu persatu. Pastikan ada daun yang ikut dalam batang berakar yang dipotong. Meskipun hanya ada satu daun, tidak menjadi masalah. Bahkan jika akar udaranya hanya sedikit atau belum ada sama sekali, tak apa karena nanti akan tumbuh akar jua.

Lain hal jika tanamannya adalah jenis Sansevieria. Tanaman yang biasa dikenal dengan nama lidah mertua ini dapat mempropagasi dirinya dengan daun dan umbi. Potong daunnya lalu masukkan ke dalam air di dalam botol kaca. Kemudian diamkan selama 2 minggu hingga satu bulan lamanya. Catat tanggal awal tanaman masuk ke media air. Sebaiknya simpan di tempat teduh.

Jenis tanaman Begonia dan Puring dapat memperbanyak diri dengan tunas, batang dan daun. Jika akan melakukan perbanyakan tanaman begonia dalam air, maka bisa dari batangnya yang telah mengalami pemotongan. Sedangkan untuk tanaman jenis puring bisa dari bagian daunnya. Bisa juga dari batangnya meskipun agak lama tumbuh akarnya.

cara water propagation

Tips Water Propagation

Saya mempunyai pengalaman saat melakukan proses water propagation tanaman hias ini. Ternyata tidak semua tanaman yang saya perbanyak dengan media air bisa berhasil. Saya mengalami daun membusuk saat melakukan propagasi air pada tanaman Sansevieria. Lalu pernah mengalami pula batang membusuk pada Peperomia watermelon.

Cek secara berkala ketersediaan air dalam botol kaca. Saat air sudah berkurang, dapat ditambahkan kembali. Ganti air dua hari sekali untuk menghindari tumbuhnya jentik-jentik nyamuk. Saat air mulai keruh, segera mengganti dengan air yang baru. Pastikan bagian tanaman tidak semuanya masuk dalam ke air untuk menghindari pembusukan terjadinya pembusukan tanaman.

Selain itu, saat melakukan perbanyakan dalam media air pada Philodendron Lemon, daunnya ada yang gosong atau terbakar. Ternyata karena terkena sinar matahari secara langsung. Maka alangkah baiknya jika water propagation ini dilakukan di tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung.

tips water propagation

Waktu yang diperlukan tanaman untuk dapat tumbuh akar baru dalam media air adalah sekitar 2 minggu-4 minggu. Ketika panjang akar baru sudah lebih dari 10 cm, maka tanaman sudah siap pindah ke media tanam baru. Ketika menempati media tanam yang baru, maka akan tumbuh tunas dengan daun-daun kecil yang makin lama akan bertambah lebar.

Demikian cara mudah untuk melakukan water propagation. Silakan menonton video saya tentang water propagation di channel Youtube Juliastri Sn yang tertera di bawah ini. Tetap semangat berkebun, sehat-sehat selalu dan semoga video dan tulisan ini bermanfaat. Mari sama-sama belajar mencintai tanaman dan lingkungan hidup sekitar kita mulai dari hal yang terkecil.

Happy gardening!

Share

Author: Juliastri Sn

Mom of two. Lifestyle Blogger. Entrepeneur.

17 thoughts on “Cara Mudah Memperbanyak Tanaman Hias dengan Water Propagation”

  1. Wah, kalau aku main ceburin Aja mbak ke air. Baru tau kalau jenis air juga memoengaruhi keberhasilan propagasi. Makasiiiii mbak, mungkin bisa pakai air buangan AC, nggak Mbak? Soalnya dulu pas di lab suka nampung air AC kalau akuades lagi susah 😀

  2. Lucu banget, bisa ya memperbanyak tanaman dengan cara seperti ini, saya baru tau. Haha. Saya suka sih sama tanaman, tapi sekedar menikmati sambil memandang aja. Kalau merawatnya kurang suka, mungkin karena saya orangnya nggak telaten dan nggak sabaran. Tapi informasi seperti ini bermanfaat sekali untuk para pecinta tanaman, apalagi sekarang lagi hits kan melihara-melihara tanaman gitu..

  3. Mak Jul, aku juga memperbanyak tanaman dengan water propagation gini dan hasilnya subur-subur. Muncul masalah kalau udah pindah ke media tanah. Untuk daun mint belum pernah sukses aku tuuuuu kenapa ya?

    1. Akarnya sampai panjang dulu mak Lina, trus media tanamnya juga perlu diperhatikan. Lalu kenali juga karakter tanamanannya apakah suka berada di tempat yang teduh atau kena sinar matahari hehe..

  4. Wah aku baru tahu ternyata tanaman puring juga bisa diperbanyak dengan water propagation. Aku udah melakukan nya pada tanaman Philo, sirih-sirihan, dan monstera. Dan aku pakai air sumur karena emang di rumah lebih mudah pakai air ini, Mbak

  5. Thanks mba tipsnya. Kebetulan mama lagi suka pelihara Segala tanaman kekinian. Pasti beliau suka kalo kutunjukkan artikel ini. Soalnya biar tanamannya subur

  6. Dalam fikiranku dulu,macam mana bisa motong tanaman dan tancapkan dalam botol air bisa berkembang?

    Yaaaa pastinya ada tahapnya kan ya. Dan pas banget tulisan mbak menjelaskan itu semua, jadi lebih paham dan penasaran mau coba

  7. Izin share tipsnya ke suami ya mbak, kebetulan yang seneng gardening di rumah malah pak suami. Aku lebih suka menikmati hasilnya aja, hihi.

    Di rumah ada nih jenis sirih-sirihan, memang gampang banget dibudidayakan. Dan cepat banget merambatnya ya.. PR nya adalah gimana biar rapi dan nggak semrawut, jadi enak dilihat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *