Dalam Satu Hari, 4 Tempat Wisata Di Karanganyar Terlampaui

Sekali merengkuh dayung, dua – tiga pulau terlampaui

Dulu, saya hanya mengenal Tawangmangu sebagai tempat wisata di Karanganyar. Tak disangka tak dinyana, sekarang tumbuh menjamur tempat wisata yang dikelola oleh masyarakat setempat bekerjasama dengan pemerintah di Karanganyar. Jumlahnya banyak, dan semuanya sudah support dengan spot-spot kece instagramable untuk mengambil gambar.

Menjadi keberuntungan bagi kami, ketika rombongan piknik dari Kelor dapat dikawal langsung oleh Bapak Camat Karanganyar. Beserta Ibu, Pak Camat menyatakan bahwa di hari selain hari kerja, beliau bertugas menjadi pemandu wisata. Maka, puaslah rombongan kami keliling-keliling diantar oleh Bapak Camat. Tak tanggung-tanggung, empat tempat wisata langsung kami kunjungi dalam satu hari.

Rombongan bersama Bapak Camat Karanganyar (paling kiri baju biru)

Baiklah, akan saya ceritakan empat tempat wisata itu apa saja :

  • Air Terjun Jumog
Ada kolam renang dan air terjun disini 🙂

Tempat wisata ini perpaduan antara wisata alam dan buatan. Yup, ada air terjun alami yang menjadi sumber air tanah jernih dan ada juga kolam renang buatan. Konon, TDS air terjun ini lebih rendah bila dibandingkan dengan TDS air mineral merk terkenal. Kata pak Camat, siapa saja boleh meminum air ini karena dapat menyembuhkan penyakit dan menyehatkan. Emang seger sih rasanya.

Yes, we are the models 🙂

Saat berkunjung ke tempat ini, suasana tergolong ramai. Tak mengherankan karena hari itu adalah hari Minggu harinya keluarga.  Air terjun Jumog ini termasuk air terjun terbesar kedua di Karanganyar setelah Tawangmangu.

Brrr..diingginnn sejuukk..

Oh, ya di tempat wisata ini juga dijual berbagai hasil panen teh seperti teh hitam dan teh hijau. Tak hanya original, teh modifikasi dengan daun mint, campuran jahe dan lain-lain pun dijual. Hm..larisss

  • Candi Sukuh
Bagian tengah Candi Sukuh

Setelah puas di air terjun Jumog, rombongan wisata segera bertolak ke Candi Sukuh. Awalnya, saya hanya menduga, paling candi ya gitu-gitu saja karena saya sudah terbiasa mengunjungi Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Apa istimewanya Candi Sukuh? Ternyata dugaan saya salah. Bangunan Candi Sukuh sangatlah menarik. Ditambah ada view yang indah di bawah sana, ternyata memberi daya tarik tersendiri. Tak mengherankan jika view yang terlihat indah, karena Candi Sukuh ini terletak di lereng Gunung Lawu.

Smile 🙂

Sebelum masuk, kami diwajibkan memakai kain kotak-kotak hitam putih yang dipasang di pinggang kami. Kontribusi masuk cukup 3500 rupiah saja. Terjangkau lah ya. Untuk sewa kain kotak-kotak kami cukup membayar secara donasi. Ada kotak yang tersedia. Seikhlasnya saja.

Saya dan anak-anak pun mulai menjelajah. Candi Hindu ini mempunyai bangunan yang cukup luas memanjang. Ada 3 teras dalam candi ini. Masing-masing teras ada arca, ada juga relief yang banyak makna di baliknya. Namun saya tidak mengamati lebih lanjut. Silakan googling jika berminat untuk mengetahui makna-makna relief yang ada.

Salah satu relief di candi Sukuh

Dapat dikatakan, gaya arsitektur candi sukuh berbeda dengan bentuk candi Prambanan atau Candi Borobudur. Jika dengan melihat bentuk stupanya yang bulat kita bisa menebak candi Borobudur itu candinya Budha, dan candi Prambanan itu candinya agama Hindu karena stupanya yang runcing, saya agak lama menebak candi Sukuh itu candinya agama apa. Karena bentuk candinya menyerupai piramid di Mesir. Konon, candi ini dibangun pada jaman kerajaan Majapahit.

Naik ke atas candi Sukuh
  •  Tenggir Park

Yuk, mari dilanjut wisatanya. Setelah puas mengamati candi Sukuh, rombongan kami berjalan kaki menuju ke Tenggir Park. Yup, lokasinya tidak jauh dengan lokasi Candi Sukuh. Sekitar 200 meter saja sih kalau nggak salah mengira-ira haha..

Tenggir park ini satu lokasi dengan TAHURA K.G.P.A.A Mangkunagoro I. Bedanya cuma lurus dan belok kanan 🙂

Silakan digeser-geser fotonya 🙂

Ada apa saja di tenggir Park? Banyak ternyata. Ada taman bunga, ada air mancur dimana patungnya mirip marlion di Singapura, banyak spot foto instagramable, ada sepeda gantung dan lain-lain. Anak-anak suka bermain disini. Dan yang pasti foto-foto terus.. 🙂

  • Helena Kebun Jambu Kristal

Setelah makan siang di resto yang asri, rombongan menuju ke satu tempat yang akan menjadi destinasi terakhir kami di hari itu. Bus melaju melewati Kemuning, kebun teh yang cukup tersohor di tempat itu. rencana awal sebenarnya aka ke Kemuning, namun karena satu dan lain hal, rencana berubah menuju kebun jambu Kristal.

Tak hanya satu, ternyata banyak kebun jambu disana. Masing-masing tempat menawarkan paket wisata berkebun petik buah langsung. Pengelola kebun jambu ini perseorangan.

Banyak ya jambunya 🙂

Rombongan kami berhenti di Helena Kebun Jambu kristal. Apa yang istimewa disana? Aih, ternyata ada jembatan gantung yang bergoyang-goyang. Sensasi asyik kami rasakan saat berjalan di atas jembatan itu. Dari ketinggian kami bisa melihat view pemandangan indah yang terhampar nun jauh disana. Lalu pemandangan terdekat yang dapat kami lihat adalah hamparan kebun jambu nan luas di bawah sejauh mata memandang. Seru sekali.  Namun, tetap harus berhati-hati, termasuk dengan membatasi berapa orang yang boleh naik di jembatan bersama-sama. Jangan sampai roboh kan ya. Duh, bisa jadi petaka.

Jembatan gantung di atas kebun Jambu Kristal

Tiket masuk ke kebun ini per orang 5000 rupiah saja, dengan fasilitas bisa lewat jembatan gantung dan mencicipi satu cup jus jambu. Lalu jika memetik buah jambu di kebun, hasilnya bisa ditimbang lalu dibeli dan dibawa pulang. Ada beberapa jenis jambu disana antara lain jambu merah dan jambu kristal. Jambu kristal itu semacam jambu bangkok yang tak berbiji. Kadang suka ribet ya kalau makan jambu tapi bijinya banyak. Nah, dengan jambu Kristal, makan jambu bukan halangan lagi 🙂

Petik jambu ah.. 🙂

Yuk, saksikan kehebohan dan keseruan piknik rapelan dalam satu hari di video ini ya. Jangan lupa like dan subscribe! 🙂

Share

Author: Juliastri Sn

Mom of two. Blogger. Entrepeneur.

24 thoughts on “Dalam Satu Hari, 4 Tempat Wisata Di Karanganyar Terlampaui”

  1. aku ke tawangmangu pas SMA doang hihihihi abis itu blas ngga pernah kesana-sana lagi, ternyata banyak tempat wisata sekitar situ yang bisa didatangi juga. Langsung disimpan & dicatat biar bisa jadi referensi tempat wisata kalau jalan sama anak2 😀

  2. Baru sekali ke Tawamangu dan itu pun waktu masih SMU 🙂
    Ku penasaran air terjun jumong itu, pengen ngajak anak-anak ke sana.
    Membantu banget ini postingannya buat persiapan ke Karanganyar.

  3. Betul mba, sekali naik bisa dapat beberapa lokasi wisata karena satu jalur.
    Ke Karanganyar nggak mampir ke rumahku mba, qeqeqe

  4. Aku belum pernah ke karang anyar, udah lama penasaran sama Jumog tapi kalo liat foto2nya kok selalu rame yaa.. paling males ke wisata alam yg pengunjungnya kaya cendol hahahahaaa. Aku ke gunung kidul aja deh mak :))

  5. Ya ampun tiket wisatanya masih murah banget, yaa.. Sangat terjangkau meski masuk ke Candi Sukuh bawa pasukan banyak-banyak hihi. Apalagi ada Pak Camat yang jadi tour guide, keren amat ya Camatnyaaa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *