Cara Klaim Kacamata Menggunakan BPJS

Cara klaim kacamata Progresif Menggunakan BPJS

Cara klaim kacamata menggunakan BPJS, ternyata tak sesulit yang dibayangkan, lho! Saya akan berbagi pengalaman saat klaim kacamata yang baru agar mata saya yang sudah minus dan plus ini nggak siwer lagi, tapi bisa melihat dengan jelas. Semoga berguna buat kalian, terutama yang matanya sudah mulai “rewel” dan minta di-upgrade kacamatanya.

Belakangan ini, saya merasa penglihatan sudah mulai kurang kompromi. Ternyata, selain karena mata saya yang memang sudah minus, sekarang ukurannya sudah bertambah plus juga. Solusi terbaiknya? Tentu saja beralih ke kacamata dengan lensa progresif supaya tidak repot harus gonta-ganti kacamata untuk melihat jarak jauh dan dekat.

Mengingat harga lensa progresif yang lumayan menguras kantong, saya memutuskan untuk memaksimalkan fasilitas BPJS Kesehatan. Ternyata prosesnya tidak sulit dan sangat membantu menekan biaya! Yuk, simak langkah-langkah yang saya lewati.

Cara Klaim Kacamata Menggunakan BPJS Kesehatan

Cara klaim kacamata menggunakan BPJS kesehatan
Cara klaim kacamata menggunakan BPJS kesehatan

1. Minta Rujukan di Faskes Tingkat Pertama

Langkah paling awal yang wajib dilakukan sebagai cara klaim kacamata menggunakan BPJS adalah datang ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat 1 tempat kita terdaftar, bisa puskesmas atau klinik. Di sini, saya mendaftar untuk periksa ke dokter umum di klinik terlebih dahulu dan menyampaikan keluhan terkait penglihatan.

Setelah diperiksa sekilas, dokter umum akan membuatkan surat rujukan agar kita bisa periksa lebih lanjut ke dokter spesialis mata di rumah sakit (Faskes Lanjutan). Jangan lupa sudah download aplikasi Mobile JKN ya supaya dapat mendaftar terlebih dahulu ke dokter spesialis mata yang dituju.

2. Periksa ke Dokter Spesialis Mata di Rumah Sakit

Berbekal surat rujukan dari klinik, saya langsung menuju ke rumah sakit yang ditunjuk. Di sinilah keuntungan utama BPJS kesehatan benar-benar terasa. Biaya konsultasi dan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata itu kalau bayar mandiri lumayan mahal, lho! Namun dengan menggunakan BPJS, seluruh biaya pemeriksaan ini ditanggung penuh.

Mata saya diperiksa secara menyeluruh oleh dokter spesialis mata, dan akhirnya saya diberikan resep untuk kacamata progresif karena kondisi mata minus dan plus saya. Sebelum pulang, pastikan resep dari dokter tersebut dilegalisir di loket BPJS rumah sakit agar bisa digunakan untuk mengklaim kacamata.

Periksa ke dokter spesialis mata
Periksa ke dokter spesialis mata

3. Tukar Resep di Optik Rekanan

Klaim kacamatanya kemana? Tentu saja ke optik yang sudah ditunjuk oleh pihak rumah sakit. Sepertinya memang sudah ada perjanjian kerjasama antara optik dan rumah sakit serta BPJS tentu saja. Ingat ya, kita tidak bisa datang ke sembarang optik, melainkan harus ke optik yang sudah resmi menjadi rekanan BPJS Kesehatan.

Nah, setelah resep beres dan dilegalisir, langkah terakhir adalah membawanya ke optik. Di optik ini saya memilih frame kacamata yang sesuai lalu dilakukan pengukuran di wajah supaya kacamatanya nanti bisa pas dan nyaman dipakai.

Saya memilih lensa kacamata progresif  yaitu lensa jenis multifokal tanpa garis pembatas yang berfungsi untuk melihat jarak jauh, menengah dan dekat secara bersamaan. Lensa ini menjadi solusi praktis bagi orang yang mengalami penurunan daya penglihatan akibat usia atau presbiopi.

Berapa Subsidi Klaim Kacamata dari BPJS Kesehatan?

Ini dia bagian yang paling sering ditanyakan. BPJS memberikan subsidi berupa potongan harga untuk kacamata kita. Besaran tunjangan atau subsidi kacamata ini berbeda-beda, tergantung pada kelas kepesertaan BPJS yang kita miliki.

Berikut adalah rincian subsidi kacamata berdasarkan peraturan BPJS Kesehatan:

  • Kelas 1: Subsidi sebesar Rp 330.000

  • Kelas 2: Subsidi sebesar Rp 220.000

  • Kelas 3: Subsidi sebesar Rp 165.000

Karena harga lensa progresif dan frame pilihan saya totalnya melebihi nominal subsidi tersebut, saya hanya perlu membayar sisa selisih harganya saja ke pihak optik. Angka subsidi sekitar 200 hingga 300 ribuan ini tentu sangat lumayan untuk meringankan beban dompet. Maka penting banget untuk mengetahui cara klaim kacamata menggunakan BPJS.

Klaim Kacamata Progresif Menggunakan BPJS Sangat Membantu

Pengalaman saya mengurus kacamata baru dengan BPJS ini terbukti sangat membantu. Walaupun butuh sedikit ekstra waktu dan kesabaran untuk antre di faskes pertama hingga rumah sakit, tapi penghematan dari gratisnya biaya dokter spesialis mata dan adanya subsidi kacamata sangat sepadan.

Semoga tulisan di juliastrisn.com kali ini bermanfaat untuk kalian yang sedang berencana ganti kacamata. Jangan ragu untuk memanfaatkan fasilitas BPJS yang kalian bayar setiap bulan. Semoga hidup kita makin berwarna ya.

Sampai jumpa di postingan berikutnya!

Klaim Kacamata Progresif Menggunakan BPJS Sangat Membantu

Author: Juliastri Sn

MomBloggerPreneur. Mom of two. Lifestyle Blogger. Entrepeneur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *